Sago, Humas—Sebanyak 932 siswa, guru, dan tenaga kependidikan MAN 2 Pesisir Selatan antusias mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman madrasah, Rabu (03/09). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kecintaan warga madrasah kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhiyen Nuardi, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar acara seremonial, melainkan sarana penting untuk mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Rasulullah.
“Rasulullah lahir bukan dari keluarga kaya, bahkan sudah yatim piatu sejak remaja. Namun dari sosok yatim piatu lahirlah pemimpin besar dunia yang tidak tertandingi hingga hari ini. Artinya, latar belakang keluarga bukan penghalang untuk sukses,” ujarnya.
Ia juga mengajak siswa untuk menumbuhkan rasa cinta kepada madrasah sebagai rumah kedua. Menurutnya, cinta itu akan terlihat dari kepedulian menjaga kebersihan, merawat fasilitas, dan menjalani tugas belajar dengan sungguh-sungguh.
Kegiatan semakin bermakna dengan tausiah dari Ustad Kamarul Zaman, alumni MAN 2 Pesisir Selatan. Ia mengingatkan bahwa Maulid Nabi bertujuan menanamkan cinta kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlak beliau.
“Dengan meneladani Nabi, kita dapat memperbaiki akhlak dan menumbuhkan semangat hidup. Perbanyaklah membaca shalawat, karena itu doa yang akan dibalas dengan rahmat oleh Allah SWT,” pesannya.
Selain itu, suasana acara turut dimeriahkan oleh penampilan siswa yang menunjukkan keterampilan berbahasa asing. Aliefran Gunawan menyampaikan pidato dalam bahasa Arab, sementara Nabila Maharani tampil membawakan pidato dalam bahasa Inggris sebagai wujud prestasi dan pengembangan potensi siswa. (Win)