Asrul Tekankan 3 Kunci Sukses dalam Menggapai Cita-Cita

Lumpo, Humas — Guru Akidah Akhlak MTsN 7 Pesisir Selatan, Asrul, menyampaikan tiga kunci penting kepada siswa untuk meraih cita-cita, yakni belajar dengan sungguh-sungguh, taat melaksanakan salat lima waktu, serta berbakti kepada orang tua dan menghormati guru. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara bendera di halaman madrasah, Senin (24/8).

Upacara diikuti pimpinan madrasah, guru, pegawai, dan seluruh siswa MTsN 7 Pesisir Selatan. Dalam amanatnya, Asrul mengingatkan siswa bahwa cita-cita perlu diiringi kebiasaan dan karakter yang baik agar dapat diwujudkan.

Ia menjelaskan, kunci pertama adalah belajar dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keberhasilan tidak diraih secara instan, tetapi membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar.

“Kalian semua boleh memiliki cita-cita setinggi mungkin. Namun, cita-cita itu harus dibarengi dengan belajar yang sungguh-sungguh,” pesan Asrul.

Kunci kedua adalah menjaga salat lima waktu. Ia mengingatkan siswa bahwa keberhasilan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga perlu diiringi kedekatan kepada Allah SWT.

“Jangan pernah tinggalkan salat lima waktu. Jadikan salat sebagai kebutuhan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan,” pesannya.

Kunci ketiga adalah berbakti kepada orang tua dan menghormati guru. Asrul mengajak siswa menghargai jasa orang tua yang telah membesarkan dan mendidik mereka serta menghormati guru yang membimbing mereka dalam menuntut ilmu.

“Ridha Allah ada pada ridha orang tua. Karena itu, hormatilah dan berbaktilah kepada kedua orang tua serta Bapak dan Ibu guru,” tuturnya.

Pesan tersebut mendapat perhatian dari peserta upacara. Tiga hal yang disampaikan Asrul menjadi pengingat bagi siswa untuk membangun keseimbangan antara prestasi akademik, ketakwaan, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Darwis, N., mengapresiasi amanat yang disampaikan Asrul. Menurutnya, pesan tersebut relevan dengan upaya madrasah dalam membentuk siswa yang berilmu, beriman, dan berakhlak.

“Saya sangat mengapresiasi pesan yang disampaikan Pak Asrul. Tiga kunci tersebut sederhana, tetapi memiliki makna besar dalam membentuk kesuksesan dan karakter siswa,” ujar Darwis saat diwawancarai Tim Humas.

Ia berharap para siswa tidak hanya mendengarkan pesan tersebut saat upacara, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga anak-anak kita dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga salat lima waktu, serta berbakti kepada orang tua dan menghormati guru. Insyaallah, dengan ikhtiar dan doa, cita-cita mereka dapat tercapai,” pungkasnya. (AM)
 


Editor: -
Fotografer: AM