Lumpo, Humas -- Guru Senior Akidah Akhlak MTsN 7 Pesisir Selatan, Asrul, menyampaikan tiga hal yang disebutnya sebagai penyebab datangnya bencana saat menjadi pembina upacara bendera di madrasah tersebut, Senin (28/9).
Dalam amanatnya di hadapan siswa, guru, pegawai, dan pimpinan madrasah, Asrul mengajak peserta upacara menjadikan bencana sebagai bahan introspeksi serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia menyebut tiga hal yang perlu menjadi perhatian, yakni mengingkari perintah Allah SWT, maraknya kemaksiatan, dan perjudian.
“Pertama, ketika banyak umat yang ingkar terhadap perintah Allah SWT, termasuk meninggalkan kewajiban seperti salat. Kedua, ketika kemaksiatan semakin marak. Ketiga, ketika perjudian dengan berbagai bentuknya semakin merajalela,” ujarnya.
Asrul kemudian mengajak siswa membiasakan diri menjalankan kewajiban agama, menjauhi perbuatan maksiat, serta tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian. Menurutnya, pesan tersebut penting menjadi bahan muhasabah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Darwis, N., melalui Tim Humas mengapresiasi amanat yang disampaikan Asrul. Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi pengingat bagi warga madrasah untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak.
“Semoga pesan yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki akhlak, serta menjauhi berbagai perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama,” harapnya.
Upacara bendera tersebut berlangsung sebagai bagian dari kegiatan rutin madrasah. Amanat pembina menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperoleh penguatan nilai keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (AM)