Inderapura, Humas MTsN 10 Pesisir Selatan — Sebanyak 26 siswa bersama 2 guru berhasil melahirkan karya antologi puisi berjudul “Langkah yang Menyulam Dinding Waktu”, hasil proyek pembelajaran puisi semester dua. Puncak kegiatan dirayakan melalui penyerahan sertifikat dan penghargaan pada Senin (23/09) di lapangan madrasah, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para penulis muda
Buku ini menjadi buah kolaborasi tim antologi puisi MTsN 10 Pesisir Selatan, dengan pendampingan guru madrasah, Rahma Deni, serta kontribusi Messy sebagai penulis tamu.
Kepala Madrasah, Azwar Alif, menyampaikan rasa bangganya atas terbitnya karya antologi puisi dari guru dan siswa ini.
“Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa dan guru untuk menyalurkan bakat menulis cerpen, puisi, dan karya sastra lainnya. Kami bangga karena proses penulisan dilakukan di madrasah, sehingga tercipta suasana yang mendukung kreativitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, literasi harus terus ditumbuhkan di lingkungan madrasah agar mampu mengasah kreativitas sehingga dapat melahirkan penulis baru.
“Menulis bukan hanya mengasah kreativitas, tetapi juga memperkaya pengetahuan. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi, melahirkan penulis baru, dan menghidupkan semangat literasi di MTsN 10 Pesisir Selatan,” tegasnya.
Sebagai penutup, madrasah menyerahkan 25 eksemplar antologi puisi ke perpustakaan MTsN 10 Pesisir Selatan yang diterima Kepala Pustaka, Fitriawati, untuk memperkaya koleksi bacaan siswa. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa literasi telah menjadi budaya yang mengakar di madrasah. (Alvi)