Lubuk Nyiur, Humas -- Guru MIN 2 Pesisir Selatan, Hendra Sasputra setelah suskses menuliskan dua buku Antologi Modul Pembelajaran Fiqih Kurikulum Merdeka Fase A dan Fase B yang berkolaborasi dengan Kanwil Kemenag Sumatera Barat di bawah koordinator H. Afrizal yang Merupakan Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan pada Bidang Pendidikan Madrasah di Kantor Wilayah Kementerian Agama. Kembali menoreh sejarah dalam berliterasi.
Sekarang Hendra kembali menorehkan prestasi membanggakan. Bersama 20 orang rekannya yang merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Hendra berhasil meluncurkan sebuah buku Antologi berjudul Filsafat Ilmu. Karya kolektif ini bukan sekadar tulisan biasa, melainkan sebuah pencapaian akademik yang lahir dari kolaborasi erat di bawah bimbingan langsung Rektor UMSB, Riki Saputra, dan Guru Besar Filsafat, Syaifullah
Peluncuran buku ini ada 20 penulis yang terlibat dalam pembuatannya, delapan di antaranya merupakan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka adalah Hendra Sasputra (Guru MIN 2 Pesisir Selatan), Metriadi (Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan), Siti Asma (Guru MAN 2 Pesisir Selatan), serta lima guru dari MTsN 4 Pesisir Selatan: Muhammad Syarif, Adhitya, Rismanilda, Yeni Revalina dan Rani Fitra Wati. Kehadiran para pendidik ini memberikan warna tersendiri dan menunjukkan semangat belajar seumur hidup yang patut dicontoh.
Buku ini merupakan buah dari komitmen Hendra dan rekan-rekannya untuk mendalami ilmu pengetahuan, khususnya di bidang filsafat. Hendra Sasputra mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya buku ini.
"Saya sangat senang dan bangga bisa menyelesaikan buku ini bersama para dosen dan rekan-rekan lainnya. Ini adalah bentuk nyata dari upaya kami dalam mengaplikasikan ilmu yang didapatkan. Harapan saya, buku ini bisa menjadi sumber inspirasi dan referensi bagi masyarakat, terutama dalam memahami lebih dalam tentang filsafat ilmu," ujar Hendra dengan penuh semangat.
Hendra juga menyampaikan harapannya agar karya ini tidak berhenti di sini. "Semoga ini menjadi langkah awal bagi kami untuk terus berkarya dan menghasilkan tulisan-tulisan bermanfaat lainnya. Dengan adanya buku ini, kami berharap bisa terus menyebarkan semangat literasi dan penelitian, terutama di lingkungan madrasah. Kami percaya bahwa guru dan tenaga pendidik juga bisa menjadi penulis yang produktif, tidak hanya mengajar," tambahnya.
Dari Ruang Kerjanya, Kepala MIN 2 Pesisir Selatan, Darwis.N, menyambut baik pencapaian salah satu gurunya ini. "Kami di MIN 2 Pesisir Selatan merasa sangat bangga atas prestasi yang diukir oleh Hendra Sasputra. Ini menunjukkan bahwa guru-guru kita memiliki potensi luar biasa. Prestasi ini bukan hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik dan siswa di sini untuk terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas," kata Darwis.
Darwis juga berharap pencapaian ini dapat menjadi teladan bagi guru-guru lainnya di lingkungan madrasah. "Semoga keberhasilan Hendra dalam menulis buku ini bisa menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk terus berinovasi dan berkarya. Kami akan terus mendukung setiap inisiatif positif dari para guru demi kemajuan pendidikan, khususnya di lingkungan Kemenag Pesisir Selatan," tutupnya.