Hadapi Tantangan Besar, Tak Surutkan Semangat Belajar Siswa MIN 2 Pessel

Lubuk Nyiur, Humas -- Pasca bencana, 8 Maret 2024 tahun lalu, mengakibatkan putusnya akses jalan bagi sebagian siswa-siswi untuk datang ke sekolah. Namun tidak sedikitpun, hal tersebut mematahkan semangat belajar mereka. 

Siswa-siswi MIN 2 Pesisir Selatan tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menuntut ilmu meskipun di bulan Ramadan yang penuh berkah. Mereka harus menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu untuk pergi ke sekolah, Rabu (12/3).

Kini, sebagai alternatif, beberapa siswa terpaksa menggunakan perahu untuk mencapai sekolah. Meskipun kondisi ini cukup sulit, semangat belajar mereka tidak surut sedikit pun. Para siswa tetap datang ke sekolah dengan antusias, setiap harinya.

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, semangat mereka untuk terus belajar dan bersekolah menunjukkan betapa kuatnya tekad untuk meraih cita-cita. 

Kepala madrasah, Darwis N, menyampaikan apresiasi terhadap semangat siswa-siswi yang tetap gigih menuntut ilmu meski dengan kondisi yang penuh perjuangan. 

"Kami sangat bangga dengan anak-anak didik kami yang tetap bersemangat untuk belajar. Meskipun menghadapi tantangan besar, mereka menunjukkan keteguhan dan komitmen untuk pendidikan," ujar Darwis.

Menurutnya Ini merupakan contoh luar biasa tentang bagaimana mereka menghargai pendidikan dan masa depan mereka. Semoga pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak di MIN 2 Pesisir Selatan.

Salah seorang guru yang juga tinggal di seberang sungai, Okta Elfianora, mengungkapkan pengalamannya dalam menghadapi kondisi tersebut. 

"Saya merasakan sendiri betapa sulitnya harus menyeberangi sungai setiap hari. Tetapi, melihat antusiasme anak-anak yang tetap bersemangat datang ke sekolah, saya merasa bahwa perjuangan ini sangat berarti. Ini adalah pengorbanan kami bersama untuk masa depan mereka," ungkap Okta.

Pemerintah Daerah Pesisir Selatan telah menganggarkan dana untuk pembangunan kembali jembatan yang putus. Saat ini, proses pembangunan sudah mencapai 60 persen dan diharapkan akan segera selesai agar para siswa dapat kembali menggunakan jembatan tersebut sebagai sarana penyeberangan yang lebih aman dan nyaman. [humas-MIN2PS/Zn]


Editor: Afnizon
Fotografer: Humas