Batang Kapas, Humas — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Batang Kapas, Yunidos, menyampaikan pesan tentang empat bahasa kehidupan saat menjadi pembina upacara di MTsN 13 Pesisir Selatan, Senin (20/10). Pesan tersebut mengajak siswa untuk meneladani nilai-nilai kehidupan berdasarkan ajaran agama, teladan Rasul, nasihat guru, dan restu orang tua.
“Pertama, bahasa Tuhan, yaitu Alquran, pedoman utama dalam menjalani kehidupan. Kedua, bahasa Nabi, yakni sunah dan teladan Rasulullah SAW. Ketiga, bahasa guru, yang mengajarkan ilmu dan akhlak. Keempat, bahasa orang tua, yang harus kita hormati karena merekalah yang membesarkan dan mendidik kita dengan kasih sayang,” ujar Yunidos.
Ia juga menekankan pentingnya memahami makna ayat Allah dalam Al-Qur’an, salah satunya surah At-Tin ayat 4 yang berbunyi, *“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”* Yunidos mengingatkan para siswa agar mensyukuri ciptaan Allah dan tidak menyalahgunakan nikmat tersebut, terutama di media sosial.
“Ananda semua, Allah menciptakan laki-laki dengan gagah dan perempuan dengan cantik. Tapi ingat, jangan gunakan kelebihan itu untuk hal yang salah, apalagi untuk pamer di media sosial,” pesannya menegaskan.
Melalui amanat tersebut, Yunidos mengajak seluruh siswa untuk menghormati dan mengamalkan empat bahasa kehidupan dalam keseharian, baik di madrasah maupun di rumah. Setelah upacara, ia bersalaman dengan pemimpin upacara, Radif Hidayatullah, sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan upacara yang tertib dan berkesan.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama, diiringi suasana hangat dan kebersamaan. Upacara ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan MTsN 13 Pesisir Selatan. (ltf)