Painan, Humas — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal, membuka Lokakarya Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam bagi tenaga pendidik MTsN 13 Pesisir Selatan, Senin (24/8). Kegiatan tersebut berlangsung di MTsN 13 Pesisir Selatan dan diikuti oleh tenaga pendidik madrasah.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Sumardi dan Pengawas Madrasah Yeni Roswati. Lokakarya ini digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat implementasi KBC dan Pembelajaran Mendalam di madrasah.
Dalam arahannya, Yufrizal meminta seluruh peserta mengikuti lokakarya dengan sungguh-sungguh dan menerapkan materi yang diperoleh dalam proses pembelajaran.
“Saya minta kegiatan ini serius diikuti, serius dipahami, dan serius untuk dilaksanakan. Jangan sampai lokakarya ini hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap pembelajaran dan kualitas madrasah,” tegas Yufrizal.
Ia juga mengingatkan seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menjaga nama baik lembaga. Menurutnya, kemajuan dan citra madrasah tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi seluruh unsur yang berada di dalamnya.
“Jangan sampai kita yang meruntuhkan lembaga. Mari kita jaga madrasah kita agar menjadi lebih baik, sehingga image atau citra madrasah di tengah masyarakat juga semakin baik. Semua itu merupakan tanggung jawab kita bersama,” pesannya.
Sementara itu, Plt. Kepala MTsN 13 Pesisir Selatan, Metriadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan dalam peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui kegiatan tersebut.
“Kami berkomitmen menjadikan lokakarya ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTsN 13 Pesisir Selatan. KBC dan Pembelajaran Mendalam bukan hanya untuk dipahami, tetapi harus mampu kami integrasikan dalam pembelajaran sehingga peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta,” ujar Metriadi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya yang menghadirkan Khurnia Eva Nilasari, Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Padang, sebagai narasumber.
Dalam lokakarya tersebut, peserta mendapatkan materi tentang Pembelajaran Mendalam, Kurikulum Berbasis Cinta, integrasi KBC dalam pembelajaran, serta perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).