Painan, Humas -- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan". Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Raudhah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (24/06).
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Ketua Tim Paham Keagamaan Bidang Urusan Agama Islam,
Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kankemenag Pessel, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta ormas keagamaan.
Dalam sambutannya, Yufrizal menyampaikan bahwa Kecepatan perubahan masyarakat dibandingkan metode dakwah yang dibangun terkadang tidak berbanding lurus.
"Pergerakan global bergerak terlalu cepat yang membuat metode dakwah harus bisa menyeimbangi. Audiens generasi 80-an akan berbeda dengan generasi sekarang, maka menjadi tugas dan peran kita semua untuk melakukan dialog bersama tentang bagaimana metode atau desain dakwah ini akan dibawa di generasi sekarang ini," terangnya.
Lanjutnya, ia menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan untuk melakukan pemetaan konflik Sosial Keagamaan yang ada di daerah Pesisir Selatan.
"Kita dalam ruangan ini adalah praktisi dakwah, aktif dari satu pengajian ke pengajian lain, satu kelompok ke kelompok lain, maka sudah seyogyanya kita mampu mendeteksi konflik yang ada di sekeliling kita agar tidak berkembang lalu merusak tatanan kehidupan masyarakat," sambungnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua tim paham keagamaan bidang urusan agama Islam, Ahmad Muzami. Lalu berlanjut dengan sesi diskusi. Lsa