Bukittinggi, Humas -- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pesisir Selatan, Yufrizal, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS), Masrizal, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan, Salim Muhaimin, menggelar pertemuan dengan pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Syeh Djamil Djambek Bukittinggi, Rabu (4/6).
Pertemuan ini membahas persiapan pelaksanaan bagi 566 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pesisir Selatan. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pendidikan agama serta mempererat kerja sama antara instansi pemerintahan dan perguruan tinggi.
Yufrizal memberikan apresiasi tinggi kepada Koordinator Pendidikan Daerah (KPD) UIN Syeh Djamil Djambek Bukittinggi atas sambutan hangat dan fasilitasi yang luar biasa dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru PAI.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Pesisir Selatan, khususnya dalam meningkatkan kompetensi para guru PAI agar semakin profesional dan berdaya saing.
Pihak Kemenag Pessel bersama Dinas Pendidikan optimistis bahwa sinergi dengan UIN Bukittinggi akan membuka peluang peningkatan kapasitas tenaga pendidik, sejalan dengan program pemerintah dalam penguatan pendidikan agama di sekolah.
"Kami sangat mengapresiasi sambutan dan pelayanan yang diberikan oleh KPD UIN Syeh Djamil Djambek. Ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di daerah kita," ujar Yufrizal.
Ia juga menambahkan bahwa program PPG ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah Pesisir Selatan dalam mendukung peningkatan kapasitas guru-guru PAI agar lebih profesional dan sejahtera, baik dari sisi kompetensi maupun kesejahteraan sosial-ekonomi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, pada kesempatan tersebut menyampaikan pesan Bupati Pessel agar pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 566 orang Guru PAI dari Pesisir Selatan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.
Dalam paparannya, Salim menegaskan bahwa Bupati sangat mendukung program PPG ini sebagai upaya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru PAI di Pesisir Selatan.
"Bupati berpesan agar seluruh proses PPG dilaksanakan secara optimal, tertib, dan penuh tanggung jawab, sehingga hasilnya benar-benar berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan agama di sekolah," ujar Salim.
Lebih lanjut dikatakan, PPG ini merupakan program kerja sama antara Pemerintah Daerah Pessel dan Kementerian Agama, dengan harapan para guru PAI dapat memperoleh sertifikasi profesional dan meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan di sekolah.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Syech Djamil Djambek Bukittinggi, Junaidi, menyampaikan sambutan hangat atas pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025 yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan.
"Kami menyambut baik kerja sama ini, apalagi PPG tahun 2025 ini dibiayai langsung oleh Pemda Pesisir Selatan. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu guru, khususnya Guru Pendidikan Agama Islam," ujar Junaidi.
Ia berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kompetensi guru PAI dan mutu pendidikan di daerah khususnya di Pesisir Selatan Zn