Painan, Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan menghadiri kegiatan Orientasi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch III Tahun 2025. Acara ini sekaligus penandatanganan kerja sama (MoU) antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Acara berlangsung di Gedung PCC Painan, Senin (22/09). Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni, Wakil Bupati Pesisir Selatan, jajaran pimpinan UIN Bukittinggi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, serta peserta PPG Batch III.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Pessel menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, PPG menjadi sarana penting untuk mencetak guru yang lebih profesional dan siap menghadapi perubahan zaman.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terselenggara berkat dukungan bersama. Harapan kami, program ini memperkuat kompetensi guru demi peningkatan mutu pendidikan di Pesisir Selatan,” ujarnya.
Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan PPG ini menjadi langkah maju untuk memperjelas persoalan guru PAI, baik yang berada di bawah naungan pemda maupun Kemenag.
“Yang penting hak guru cair tepat waktu. Bahkan jika jam pelajaran kurang, bisa ditambah dengan jam mengaji di sekolah. Dengan adanya PPG Batch III ini, kami merasa bangga dan bahagia karena guru PAI semakin diperhatikan,” terangnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, menambahkan bahwa PPG adalah wadah untuk memperkuat integritas guru. Ia menekankan pentingnya sikap ikhlas, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Ikhlas akan membawa kita jauh. Dunia terus berkembang, maka kita harus mendidik sesuai jamannya,” ungkap Lisda.
Kegiatan orientasi ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama lintas lembaga, mulai dari Pemda, Kemenag, UIN, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.