Painan, Humas — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MAN 2 Pesisir Selatan, Selasa (14/04). Kegiatan ini sebagai upaya membekali siswa dengan karakter positif sekaligus mencegah pengaruh negatif, termasuk fenomena fear of missing out (FOMO).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 siswa kelas X dan XI ini bertujuan membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan melalui penguatan nilai-nilai kehidupan dan pembinaan sejak usia sekolah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal, menyampaikan bahwa BRUS merupakan langkah preventif dalam membina remaja agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
“Melalui kegiatan ini, siswa dibekali pemahaman agar mampu menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Herma Rosrita menyampaikan materi tentang penguatan remaja sehat dan berkarakter. Ia mengingatkan siswa untuk tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif serta mampu mengendalikan diri dari fenomena FOMO.
Ia juga menekankan pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang positif dan aktif dalam kegiatan yang bermanfaat untuk pengembangan diri.
Sementara itu, Susanto memaparkan materi tentang pendidikan kesehatan dan perencanaan masa depan. Ia mengajak siswa untuk menghargai perjuangan orang tua dengan cara belajar sungguh-sungguh serta menjauhi kenakalan remaja.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab.
Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhien Nuardi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian dalam pembinaan karakter siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga diri serta merencanakan masa depan,” katanya. (Win)