Lubuk Nyiur, Humas -- Kepala MIN 2 Pesisir Selatan, Darwis, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (10/4).
Kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, Kepala Kantor Kemenag, Seluruh Kepala Sesi Kemenag Pessel, seluruh kepala Madrasah, Kepala KUA, Pengawas Madrasah dan PAI se-Kabupaten Pesisir Selatan.
Rapat kerja ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi program kerja tahun sebelumnya serta merumuskan arah kebijakan dan program Kementerian Agama di tingkat kabupaten untuk tahun berjalan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Pessel Yufrizal menyampaikan bahwa jumlah ASN di Kemenag Pessel saat ini mencapai 1027 orang. Iajuga menegaskan pentingnya menciptakan masyarakat yang cerdas dan berakhlak melalui berbagai program unggulan yang telah dijalankan.
Yufrizal juga mengampaikan salah satu programnya yaitu Nagari Mengaji. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat akhlak melalui pendidikan agama.
Dalam sesi berikutnya, Wakil Bupati Pessel Risnaldi Ibrahim memberikan sambutannya. Ia mengungkapkan keprihatinannya terkait masalah sosial yang dihadapi daerah ini, salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba.
"Pessel saat ini menempati peringkat kedua di Sumatera Barat dalam hal penyalahgunaan narkoba, setelah Kota Padang. Ini merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan bersama," ujarnya.
Wakil Bupati juga menyoroti masalah kenakalan remaja di Pessel yang saat ini berada di posisi tiga besar di tingkat provinsi.
"Kenakalan remaja adalah hal yang harus kita perangi bersama, dan tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan yang lebih baik," tambahnya.
Dalam hal ini, Wakil Bupati juga mengusulkan agar dalam rapor pendidikan yang akan datang, termasuk dalam penilaian terhadap kualitas pendidikan agama, perlu ditambahkan nilai khusus untuk kemampuan membaca Al-Qur’an. Ini sebagai tindak lanjut dari program "Nagari Mengaji" dan "Nagari Cerdas" yang diharapkan dapat memperkuat pembelajaran agama sejak dini.
Raker Kemenag Pessel tahun 2025 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat moralitas dan akhlak ASN, terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Sebagai penutupan, seluruh peserta rapat sepakat untuk terus mengembangkan program-program unggulan yang sudah ada, serta merespon dengan cepat setiap permasalahan yang muncul di masyarakat. (Humas/Zn)