Payakumbuh, Humas-- Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Darwis, N., menghadiri Pertemuan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (K3MTs) Tingkat Provinsi Sumatera Barat di MTsN 2 Kota Payakumbuh, Rabu (9/9).
Pertemuan tersebut menjadi forum bagi kepala madrasah se-Sumatera Barat untuk memperkuat koordinasi, berbagi praktik baik, serta meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola madrasah.
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Mustafa, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Kabid Pendidikan Madrasah Tan Gusli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, jajaran Pengurus K3MTs Provinsi Sumatera Barat, serta kepala MTsN dan MTs se-Sumatera Barat.
Sejumlah agenda dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya pembinaan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, presentasi best practice Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh, penguatan program unggulan madrasah, pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026, serta Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) empat tahunan.
Darwis mengatakan, pertemuan K3MTs memberikan penguatan bagi kepala madrasah, terutama dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pengelolaan madrasah.
“Pertemuan ini menjadi wadah untuk mendapatkan pembinaan, berbagi pengalaman dan best practice, sekaligus memperkuat program-program madrasah agar dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkualitas,” ungkapnya.
Menurut Darwis, materi yang disampaikan relevan dengan tantangan pengelolaan madrasah saat ini. Penguatan program unggulan, OMI, dan PKKM diharapkan dapat mendorong madrasah untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan bagi MTsN 7 Pesisir Selatan dalam menjalankan program pendidikan dan pembinaan peserta didik.
“Semoga hasil pertemuan ini dapat kita implementasikan di madrasah, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, prestasi peserta didik, serta kualitas tata kelola MTsN 7 Pesisir Selatan,” harapnya.
Pertemuan K3MTs Tingkat Provinsi Sumatera Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarkepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola madrasah. (AM)