Kepala MTsN 7 Pessel Hadiri Launching Madrasah Bilingual se-Kabupaten Pesisir Selatan

Tarusan, Humas -- Launching Madrasah Bilingual resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Mahyudin. Acara ini berlangsung di Lapangan Upacara MTsN 4 Pesisir Selatan dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari MTsN 7 Pesisir Selatan, Kamis (20/2).

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Pesisir Selatan, H. Abrar Munanda, menekankan pentingnya penerapan sistem bilingual di lingkungan madrasah. Beliau menyampaikan beberapa poin penting, antara lain:

Madrasah di lingkungan Kemenag Pesisir Selatan sudah mulai menerapkan bilingual dengan segala kondisi yang ada.

Bahasa adalah jendela ilmu, terutama karena banyak sumber-sumber keislaman menggunakan bahasa Arab.

Bahasa Arab dan bahasa Inggris adalah dua bahasa yang sangat populer saat ini untuk menggali berbagai keilmuan.

Apresiasi diberikan kepada para guru bahasa Arab dan bahasa Inggris yang telah berkontribusi dalam menjawab tantangan ini.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, H. Mahyudin, menyampaikan pesan inspiratif dalam pidatonya:

Setiap umat Islam mendambakan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah, sehingga penguasaan bahasa Arab menjadi sangat penting.

Para siswa diharapkan untuk terus menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka.

Penerapan Smart Madrasah Library harus mulai digalakkan, mengingat perpustakaan saat ini telah bertransformasi menjadi digital, dengan ribuan buku yang dapat diakses melalui perangkat elektronik seperti tablet dan ponsel.

Sebagai simbol peresmian Madrasah Bilingual di Pesisir Selatan, Kakanwil Kemenag Sumatera Barat, H. Mahyudin, melakukan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya program ini.

MTsN 7 Pesisir Selatan turut berpartisipasi dalam acara ini dengan mengirimkan perwakilan yang terdiri dari Kepala MTsN 7 Pessel, Metriadi, Guru Bahasa Inggris Mira Ratnasari, Guru Bahasa Arab Adril Maiyanto, serta dua siswa perwakilan untuk bahasa Arab dan bahasa Inggris. Dalam kesempatan tersebut, Metriadi menegaskan komitmennya untuk menerapkan program bilingual di MTsN 7 Pesisir Selatan guna meningkatkan kompetensi berbahasa peserta didik.

Melalui program ini, diharapkan madrasah-madrasah di Pesisir Selatan dapat terus berinovasi dalam pendidikan dan menghasilkan generasi yang unggul dalam penguasaan bahasa serta ilmu pengetahuan. (AM)


Editor: Humas
Fotografer: Humas