Lumpo, Humas -- Ratusan siswa-siswi MTsN 7 Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan rutin Kultum Jumat Pagi. Kegiatan ini telah menjadi salah satu tradisi unggulan madrasah dalam membina keterampilan berbicara, penguasaan materi keislaman, serta keberanian siswa di depan publik, Jumat (7/1).
Setiap pekan, siswa-siswi dari berbagai kelas mendapat giliran untuk menjadi pelaksana kultum. Mereka bertanggung jawab untuk menyampaikan tausiyah dengan tema-tema keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan berbicara, tetapi juga memperkuat keimanan dan ketakwaan peserta didik.
Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Metriadi, terus memberikan dorongan dan motivasi kepada seluruh siswa-siswi serta civitas akademika madrasah untuk merawat dan mempertahankan kegiatan ini. Menurutnya, Kultum Jumat Pagi adalah wadah strategis dalam mencetak generasi muda yang mampu menjadi mubaligh dan mubaligah handal.
“Melalui kegiatan kultum ini, saya yakin akan lahir mubaligh dan mubaligah dari madrasah kita yang siap menyampaikan syiar Islam dengan baik di masa depan. Ini bukan hanya tentang berbicara di depan publik, tetapi juga membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujar Metriadi dengan penuh optimisme.
Antusiasme siswa dalam mengikuti dan menyampaikan kultum menjadi bukti bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif. Para peserta tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap materi yang disampaikan.
Dengan semangat yang terus terjaga, MTsN 7 Pesisir Selatan bertekad menjadikan kultum Jumat pagi sebagai salah satu program unggulan yang mampu membentuk generasi penerus Islam yang berkualitas.(AM) Zon