Sago, Humas — Kemah Karya Pramuka Madrasah (KKPM) Jilid III Kabupaten Pesisir Selatan memasuki hari ketiga dengan suasana semarak. Panitia menggelar Lomba Story Telling dan Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tanpa tongkat, Jumat (23/01), yang dipusatkan di MAN 2 Pesisir Selatan.
Kedua lomba tersebut diikuti perwakilan dari 33 madrasah se-Kabupaten Pesisir Selatan, terdiri atas 14 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 14 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 5 Madrasah Aliyah (MA). Setiap madrasah mengirimkan peserta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Lomba Story Telling diikuti dua peserta dari setiap madrasah, masing-masing satu putra dan satu putri. Peserta menyusun naskah cerita secara mandiri berdasarkan tema yang ditentukan, kemudian menyampaikannya secara langsung di hadapan dewan juri dengan gaya dan kreativitas masing-masing. Sejumlah peserta tampil menarik dengan memanfaatkan media pendukung, seperti backsound, untuk memperkuat penyampaian cerita.
Sementara itu, Lomba PBB tanpa tongkat diikuti sepuluh peserta dari setiap madrasah, terdiri atas lima putra dan lima putri. Perlombaan berlangsung selama 15 menit dan menitikberatkan pada kekompakan tim, ketepatan gerakan, serta ketegasan komandan peleton (Danton) dalam memimpin pasukan.
Hentakan langkah yang serempak dan aba-aba yang lantang terdengar menggema di area kegiatan, menambah semarak pelaksanaan KKPM Jilid III serta menarik perhatian peserta dan panitia.
Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhiyen Nuardi, mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti perlombaan. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter bagi peserta didik.
“Melalui lomba-lomba ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, kekompakan, serta jiwa kepemimpinan yang menjadi nilai utama dalam kegiatan kepramukaan,” ujarnya.
Berbagai perlombaan yang digelar dalam KKPM Jilid III Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga dan kesan positif bagi seluruh peserta. (Win)