Sago, Humas — Kontingen Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pesisir Selatan mengikuti kegiatan api unggun pada malam puncak Kemah Karya Pramuka Madrasah (KKPM) Jilid III yang digelar di bumi perkemahan MAN 2 Pesisir Selatan, Sabtu malam (24/01/2026).
Prosesi api unggun berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Para anggota Pramuka Penggalang dari MIN 2 Pesisir Selatan berkumpul melingkari tumpukan kayu yang dinyalakan sebagai simbol semangat persaudaraan dan persatuan antar madrasah se-Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan api unggun merupakan salah satu agenda penting dalam kepramukaan yang sarat dengan nilai pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih menumbuhkan keberanian, kemandirian, kepercayaan diri, serta memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan. Selain itu, malam api unggun juga menjadi wadah kreativitas peserta dalam menampilkan seni dan menghayati nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.
Pembina Pramuka MIN 2 Pesisir Selatan, Hendra Sasputra, menyampaikan bahwa antusiasme peserta didik pada malam api unggun mencerminkan semangat kepanduan yang kuat.
“Api unggun ini menjadi simbol bahwa semangat kepanduan tidak boleh padam meskipun kegiatan perkemahan telah berakhir. Kami berharap nilai kedisiplinan dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di madrasah,” ujarnya.
Kepala MIN 2 Pesisir Selatan selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Darwis N., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan kontingen dalam seluruh rangkaian KKPM Jilid III.
“Melalui momen api unggun ini, kami ingin peserta didik mengambil filosofi api sebagai penerang dan pemberi kehangatan bagi sesama. Nilai-nilai ini menjadi bekal penting bagi pembentukan karakter siswa ke depan,” tuturnya.
Kegiatan malam puncak ditutup dengan penampilan seni dari berbagai gugus depan yang menambah semarak suasana. Seluruh peserta dijadwalkan kembali ke pangkalan masing-masing pada keesokan harinya dengan membawa pengalaman dan pembelajaran berharga.