Bayang, Humas — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pesisir Selatan menggelar rapat pembentukan Tim Kedisiplinan dan Ketertiban sebagai langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan belajar yang tertib dan berkarakter. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Kepala MAN 1 Pesisir Selatan, Rabu (14/01). Kegiatan dihadiri oleh para wakil kepala madrasah, wali kelas, pembina OSIM dan Pramuka, serta guru Bimbingan dan Konseling (BK).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MAN 1 Pesisir Selatan, Suharman Ishak, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur madrasah dalam menegakkan kedisiplinan peserta didik. Menurutnya, pembentukan tim ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan siswa yang beriman, unggul, disiplin, dan berkarakter.
“BK dan bidang kesiswaan harus saling bersinergi sebagai garda terdepan dalam penegakan kedisiplinan siswa,” tegas Suharman Ishak.
Rapat tersebut juga diisi dengan berbagai masukan dari peserta. Pembina OSIM, Candra Pramukti, menekankan pentingnya komitmen terhadap tata tertib yang final, sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan, serta pengawasan dan penegakan aturan secara konsisten agar kedisiplinan benar-benar menjadi budaya madrasah.
Selain itu, aspek teknis penegakan disiplin turut menjadi perhatian. Suharman Ishak menyoroti perlunya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas untuk setiap bentuk pelanggaran, termasuk penanganan kasus siswa membolos.
Sementara itu, Sawaludin mengingatkan pentingnya penetapan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang terperinci bagi tim sebelum mulai bekerja, serta mengusulkan pengesahan tata tertib pada awal semester.
Melalui rapat ini, disepakati untuk segera menyusun struktur Tim Kedisiplinan dan Ketertiban MAN 1 Pesisir Selatan beserta tupoksi yang jelas, serta melengkapi tata tertib madrasah dengan SOP yang terukur.