Bayang, Humas — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pesisir Selatan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tausiyah keagamaan di Mushalla MAN 1 Pesisir Selatan, Sabtu (17/01).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Plt Kepala MAN 1 Pesisir Selatan, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi MAN 1 Pesisir Selatan. Peringatan berlangsung khidmat sebagai momentum memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus penguatan karakter peserta didik.
Hadir sebagai penceramah, guru MTsN 2 Pesisir Selatan, Drs. Zulamri. Dalam tausiyahnya, Zulamri mengajak jamaah memaknai peristiwa Isra Mi’raj tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dalam perspektif ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis.
“Peristiwa Isra Mi’raj merupakan bukti kekuasaan Allah SWT. Jika dikaji lebih mendalam, peristiwa ini dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW banyak mengajarkan pentingnya berpikir logis, meneliti alam semesta, dan memanfaatkan akal sebagai anugerah Allah SWT untuk memperkuat iman dan ketakwaan.
Menurut Zulamri, nilai-nilai Isra Mi’raj harus menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya siswa MAN 1 Pesisir Selatan, untuk menguasai IPTEK yang berorientasi pada kemaslahatan umat. “Siswa madrasah dituntut mampu mengintegrasikan iman, ilmu, dan teknologi. Ketika IPTEK dikembangkan dengan rujukan Al-Qur’an dan Hadis, maka akan lahir inovasi yang bermanfaat bagi agama dan bangsa,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) oleh perwakilan OSIM MAN 1 Pesisir Selatan. Peringatan Isra Mi’raj tahun ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam memperkuat karakter religius dan intelektual peserta didik, sejalan dengan visi MAN 1 Pesisir Selatan dalam menghadirkan pendidikan unggulan yang memadukan keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.