MAN 2 Pesisir Selatan Gelar Lokakarya Transformasi Pendidikan Berbasis Deep Learning

Sago, Humas — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pesisir Selatan membuka kegiatan lokakarya bertema “Transformasi Pendidikan melalui Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia”pada Selasa (12/08).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal. Kegiatan ini akan beelangsung selama dua hari (12-13/08) yang mana hari pertama dilaksanakan di lingkungan madrasah, sementara hari kedua dilanjutkan di Hotel Gizella.

Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhiyen Nuardi, menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi langkah penting menuju predikat madrasah ramah anak.

“Kita perlu membangun pola pembelajaran yang ramah anak dan selaras dengan konsep deep learning. Guru diharapkan mampu menerapkan hasil lokakarya ini secara optimal. Selain itu, kita juga harus berperan aktif dalam proses digitalisasi yang kini sangat dekat dengan kehidupan anak didik,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal, menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar mengisi otak peserta didik, tetapi juga membentuk karakter dan kualitas manusia yang siap hidup di tengah masyarakat.

“Pendidikan itu ibarat wadah yang diisi air dan diberi warna. Kualitas warna dan wadahnya bergantung pada guru sebagai pengendali proses. Pendidikan bukan sesuatu yang instan, tetapi hasil dari perjalanan panjang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas pendidikan hari ini adalah hasil dari proses di masa lalu, dan guru memegang peranan penting dalam membentuk masa depan.

“Guru adalah pembentuk generasi mendatang. Kualitas guru harus terus ditingkatkan. Optimisme, meskipun hanya sebesar lubang jarum, harus tetap dijaga,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Yufrizal memberikan apresiasi kepada kepala madrasah, guru, dan pegawai MAN 2 Pesisir Selatan yang telah berkomitmen membangun kualitas pendidikan. Ia berharap lokakarya ini berjalan lancar dan mampu menghasilkan lulusan yang menjadi bagian dari generasi emas Indonesia. (Wina)


Editor: saa
Fotografer: Wina