Painan, Humas -- MAN 2 Pesisir Selatan menggelar rapat dinas pada Rabu (23/4) bertempat di ruang guru. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Urusan Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, tenaga kependidikan, serta seluruh dewan guru.
Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Ahmad Asdi, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di seluruh instansi, termasuk madrasah. Efisiensi ini berbeda dengan sekolah negeri lainnya seperti SMA dan SMK, karena madrasah berada di bawah satuan kerja (satker) Kementerian Agama.
“Besaran efisiensi yang harus ditarik dari madrasah adalah sebesar Rp800.000 per siswa, dan dengan jumlah siswa saat ini sebanyak 881 orang, total dana yang harus dihemat mencapai sekitar Rp647 juta,” jelas Ahmad Asdi.
Dana tersebut selama ini digunakan untuk pemeliharaan fasilitas, perbaikan, serta kegiatan yang mendukung proses belajar mengajar. Dengan adanya efisiensi ini, beberapa pos anggaran seperti pemeliharaan akan mengalami pengurangan, sementara kebutuhan dasar seperti listrik, air, operasional, dan honor guru serta pegawai tetap dipertahankan.
“Kita tidak mungkin memangkas kebutuhan seperti spidol, listrik, atau air karena itu sangat penting. Namun, mari kita bersama-sama berhemat, seperti mematikan lampu atau kipas angin jika tidak digunakan, serta mengurangi penggunaan kertas,” tambahnya.
Ahmad Asdi menegaskan bahwa proses belajar mengajar (PBM) tetap berjalan normal di madrasah dan tidak dilakukan dari rumah. Ia berharap seluruh guru dan pegawai memahami kondisi ini dengan bijak.
Solusi jangka panjang akan dibahas dalam rapat bersama komite yang direncanakan pada bulan Agustus mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, kepala madrasah juga menyampaikan apresiasi kepada wali kelas XII yang telah mengantarkan siswa hingga tahap ujian madrasah.
Pengumuman kelulusan siswa kelas XII akan dipublikasikan pada 5 Mei pukul 17.00 WIB melalui website resmi MAN 2 Pesisir Selatan, namun sebelumnya akan dirapatkan terlebih dahulu. Para guru mata pelajaran diimbau segera mengumpulkan nilai akhir agar proses kelulusan dapat ditentukan tepat waktu.
Sementara itu, wali kelas X dan XI juga diminta bekerja keras dalam mempersiapkan rapor bayangan. Siswa masih menjalani ujian hingga Senin (28/4), dan pada Sabtu (3/5) direncanakan pembagian rapor hasil ujian.
Sebagai informasi tambahan, Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) MAN 2 Pesisir Selatan akan dimulai pada 28 April hingga 25 Mei 2025. Tahun ini, madrasah membuka pendaftaran untuk 9 rombongan belajar (rombel) dengan daya tampung sekitar 320 siswa.
Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, akan dilakukan seleksi berupa ujian tulis dan wawancara. Ujian tulis mencakup mata pelajaran IPA, IPS, serta mapel lainnya, sementara seleksi wawancara akan mencakup praktik ibadah seperti membaca Al-Qur’an dan salat.
Disamping menyeleksi siswa untuk kelas X, madrasah juga melaksanakan seleksi untuk 23 siswi untuk masuk asrama putri. Diharapkan murid yang masuk ke asrama merupakan anak yang mandiri dan dapat mlaksanakan dan memenuhi peraturan asrama dengn baik.
“Kita berharap siswa yang diterima benar-benar merupakan anak-anak yang memiliki semangat belajar dan keinginan kuat untuk menuntut ilmu di madrasah,” pungkas Ahmad Asdi. (Wina/Zn)