Sago, Humas — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pesisir Selatan melaksanakan simulasi Ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA) secara online di laboratorium komputer madrasah, Kamis (09/10). Kegiatan ini diikuti oleh 299 siswa kelas XII yang terbagi dalam empat kelas jurusan IPA, dua kelas jurusan IPS, dan tiga kelas jurusan Keagamaan.
Simulasi berlangsung selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu (8–11 Oktober 2025), dengan sistem bergantian. Setiap sesi ujian berdurasi 90 menit, dan dilaksanakan secara bergilir per kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menghadapi ujian utama pada 3–6 November 2025 sekaligus menguji kesiapan teknis sistem ujian berbasis komputer (CBT) di madrasah.
Pada Rabu dan Kamis (8–9/10), siswa mengikuti simulasi untuk mata pelajaran wajib, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Ketiga mata pelajaran tersebut menjadi dasar pengukuran kemampuan umum bagi seluruh jurusan.
Selanjutnya pada Jumat dan Sabtu (10–11/10), siswa mengikuti simulasi untuk mata pelajaran pilihan sesuai jurusan masing-masing. Siswa jurusan IPA memilih antara Fisika, Biologi, atau Kimia. Sementara siswa jurusan IPS dapat memilih Geografi, Sosiologi, Ekonomi, Antropologi, atau Sejarah. Adapun siswa jurusan Keagamaan memilih Bahasa Arab atau mata pelajaran lain yang relevan dengan bidang studi keagamaan.
Setiap peserta diperbolehkan memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan jurusannya. Sistem ini dirancang agar siswa dapat fokus pada bidang yang ingin mereka tekuni di jenjang pendidikan berikutnya, sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi soal-soal berbasis komputer sesuai standar nasional.
Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhiyen Nuardi, menyampaikan bahwa simulasi TKA ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan akademik dan teknis siswa.
“Simulasi ini bertujuan agar siswa terbiasa dengan sistem ujian online dan mampu mengatur waktu dengan baik. Selain itu, kami juga memastikan kesiapan jaringan serta perangkat komputer sebelum pelaksanaan ujian utama,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Gendis, siswi kelas XII IPS 1, mengaku senang dapat mengikuti simulasi tersebut.
“Simulasi ini membantu kami memahami sistem ujian online dan membuat kami lebih siap menghadapi ujian TKA yang sebenarnya nanti. Jadi kami tidak gugup lagi saat hari ujian tiba,” tuturnya dengan antusias.(Win)