Sago, Humas – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pesisir Selatan melaksanakan acara pelepasan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 sebanyak 298 orang pada Kamis (16/04) di halaman madrasah. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru.
Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhiyen Nuardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah siswa yang seharusnya mengikuti pelepasan adalah 299 orang. Namun, satu siswa atas nama Olive Arrahmi Syahputri dari kelas XII IPS 2 meninggal dunia pada Februari lalu.
“Tahun ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Sebanyak 80 siswa lulus melalui jalur prestasi, terdiri dari 19 orang melalui SNBP, 4 orang ke Poltekkes, dan 56 orang melalui SPAN-PTKIN,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar tidak takut menghadapi masa depan. “Masa depan tidak bisa ditunggu, tetapi harus dikejar. Tentukan cita-cita kalian dan terus berusaha mencapainya,” tambahnya.
Secara keseluruhan, 298 siswa tersebut berasal dari 9 kelas, dengan rincian 4 kelas jurusan IPA, 2 kelas IPS, dan 3 kelas jurusan Agama.
Sementara itu, perwakilan Komite Madrasah, Suharman, menyampaikan apresiasi atas capaian siswa serta memberikan semangat bagi yang belum lulus melalui jalur undangan.
“Bagi yang belum berhasil melalui jalur prestasi, ini bukan akhir dari segalanya. Teruslah melangkah dan raih pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yosef Yuda, turut menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di MAN 2 Pesisir Selatan. Ia juga mengapresiasi peran guru dalam membimbing siswa hingga mencapai tahap kelulusan.
“Kami juga memohon maaf apabila selama proses pendidikan terdapat kekhilafan. Ke depan, kami berharap para lulusan dapat menjaga nama baik madrasah dan Kementerian Agama,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa MAN 2 Pesisir Selatan akan diproyeksikan menjadi madrasah percontohan di wilayah Pesisir Selatan melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik, termasuk rencana pelaksanaan asesmen terbuka bagi guru. (Win)