Sago, Humas — Untuk meningkatkan pengawasan dan ketertiban selama proses belajar mengajar (PBM), MAN 2 Pesisir Selatan menggelar briefing teknis bersama guru piket, petugas keamanan, dan guru Bimbingan Konseling, Sabtu (02/08) di aula madrasah.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Akhiyen Nuardi ini menekankan pentingnya sinergi antara tiga elemen utama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan belajar siswa.
“Ketiga unsur ini adalah pilar penting dalam menjaga kelancaran PBM. Jika salah satunya diabaikan, maka proses belajar tidak akan berjalan efektif,” tegas Akhiyen dalam arahannya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan aturan ketat bahwa tidak diperbolehkan ada siswa keluar gerbang selama jam pelajaran berlangsung. Petugas keamanan diminta untuk aktif mengawasi dan mencegah pelanggaran aturan ini.
Madrasah juga menerapkan sistem kartu kendali sebagai sarana pengawasan siswa yang keluar kelas saat jam pelajaran. Hanya satu siswa yang diizinkan keluar dalam satu waktu, dan kartu kendali wajib dibawa serta dilaporkan ke meja guru piket.
“Kartu kendali ini menjadi alat kontrol. Guru piket harus memastikan sistem ini berjalan dengan baik dan terkoordinasi,” tambah Akhiyen.
Untuk menunjang penyebaran informasi di area madrasah yang luas, pihak sekolah juga telah melengkapi setiap ruang kelas dengan sistem pengeras suara dan speaker. Fasilitas ini mempermudah penyampaian pengumuman atau instruksi kepada seluruh siswa di berbagai titik. (Wi)