Lumpo, Humas - Dalam rangka migrasi data Simpatika ke Emis, MTsN 7 Pesisir Selatan menggelar sosialisasi dan pendampingan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Penmad Kemenag Pesisir Selatan, H. Sumardi, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 7 Pesisir Selatan, Rabu (19/02)
Dalam arahannya, Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Metriadi, mengajak seluruh guru untuk mengikuti sosialisasi dengan serius. Ia menekankan bahwa seluruh pembayaran tunjangan kinerja (Tukin), sertifikasi, dan administrasi lainnya akan disandarkan pada data yang terinput di Emis. Oleh karena itu, keakuratan dan kelengkapan data menjadi hal yang sangat penting.
Kasi Penmad Kemenag Pesisir Selatan, Sumardi, menyampaikan beberapa poin penting terkait proses migrasi data Simpatika ke Emis.
"Data yang diunggah ke Emis harus benar dan dilakukan secara teliti, pastikan akun Emis masing-masing sudah terverifikasi. Seluruh guru diharapkan mampu mengoperasikan aplikasi Emis dengan baik," ujar Sumardi.
Selanjutnya dikatakan, Simpatika dan Emis memiliki perbedaan, di mana pada Simpatika cukup dikerjakan oleh operator, sedangkan pada Emis terdapat kaplingan yang harus diisi secara mandiri oleh masing-masing guru.
Adapun narasumber dari Penmad Kemenag Pesisir Selatan, Riko, turut menyampaikan sosialisasi terkait Emis. Ia menjelaskan secara detail tentang kaplingan yang wajib diisi oleh setiap guru dan pegawai. Riko juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi data agar tidak terjadi kendala dalam administrasi kepegawaian dan pembayaran hak-hak guru.
Melalui sosialisasi dan pendampingan ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di MTsN 7 Pesisir Selatan dapat memahami dan mengelola data Emis dengan lebih baik, sehingga proses administrasi pendidikan dapat berjalan lancar dan akurat. (AM) Zon