Lubuk Nyiur, Humas -- Siswa kelas III MIN 2 Pesisir Selatan baru-baru ini mengikuti pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) dengan menciptakan berbagai macam bentuk bunga dari bahan bekas pipet plastik, Rabu (19/2).
Siswa tampak antusias dalam membuat karya kreatif mereka, mengolah bahan bekas menjadi benda yang bermanfaat dan bernilai seni. Hasil karya mereka pun beragam, mulai dari bunga mawar, matahari, lapender hingga bunga tulip yang cantik.
Wali kelas III, Patria Sari, mengungkapkan rasa bangga dan puas dengan hasil karya siswa dalam pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP).
Menurutnya, kegiatan membuat bunga dari pipet plastik bekas tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengajarkan siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas yang sering kali dianggap tidak berguna.
“Saya sangat senang dan bangga melihat antusias siswa dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya belajar membuat karya seni, tetapi juga belajar untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar mereka," ujar Patria Sari.
Patria juga menambahkan, hasil karya siswa sangat beragam dan menunjukkan kemampuan mereka dalam berimajinasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengasah keterampilan tangan mereka, serta memberi pemahaman mengenai pentingnya daur ulang dan kreativitas dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat.
Kepala Madrasah MIN 2 Pesisir Selatan, Darwis N, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mengasah kreativitas siswa, tetapi juga mengajarkan pentingnya pemanfaatan barang bekas sebagai bahan yang berguna.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena selain menyenankan, juga memberikan pembelajaran kepada siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memanfaatkan barang yang ada di sekitar mereka,” ujar Darwis.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan bakat dan keterampilan siswa dalam bidang seni, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendaur ulang barang bekas. (Hendra/Zon)