Calau, Humas -- Dalam semangat memperingati Hari Bumi, MIN 8 Pesisir Selatan mengadakan aksi hijau bertajuk "Gerakan Menanam 1000 Pohon" pada Senin pagi, 21 April 2025. Kegiatan ini tak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tapi juga menanamkan rasa cinta alam sejak dini sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis lingkungan.
Sebagai simbol dimulainya gerakan, Kepala MIN 8 Pesisir Selatan, Suarti, bersama Wakil Kepala Madrasah, Fauzi, menanam pohon Motoa di halaman depan madrasah. Lokasi tersebut disiapkan khusus sebagai taman hijau edukatif untuk mendukung pembelajaran ramah lingkungan.
Kami memilih pohon Motoa karena mengandung nilai kearifan lokal dan kuat menghadapi perubahan lingkungan. “Lewat gerakan ini, kami ingin menanamkan kepedulian terhadap bumi sejak dini. Ini mungkin langkah kecil, tapi dampaknya bisa sangat besar," ujar Kepala MIN 8 Pesisir Selatan, Suarti, dalam sambutannya.
Fauzi menambahkan, "Kami berharap aksi ini tidak hanya jadi simbol, tapi bisa menjadi kebiasaan positif bagi para siswa. Menanam pohon berarti menanam harapan dan kehidupan untuk masa depan."
Kegiatan ini melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga komite madrasah. Ratusan bibit pohon telah disiapkan dan akan ditanam secara bertahap di lingkungan madrasah dan sekitarnya, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap alam.
Gerakan ini merupakan wujud nyata dari konsep Madrasah Ramah Lingkungan, yang mendorong siswa untuk aktif mencintai dan menjaga alam sejak dini. (Rici Alfauza/Za)