Inderapura, Humas -- MTsN 10 Pesisir Selatan menggelar rapat dinas bersama majelis guru dan pegawai di aula terbuka madrasah, Rabu (30/9). Rapat yang dipimpin Kepala MTsN 10 Pesisir Selatan, Azwar Alif, membahas pelaporan keuangan dan penggunaan Baju Batik Sumatra Barat.
Dalam rapat tersebut, masing-masing bendahara menyampaikan laporan keuangan yang meliputi musala, PMBM, koperasi, dan bidang sosial. Pelaporan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga tertib administrasi serta memastikan pengelolaan keuangan berlangsung transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Azwar Alif menyampaikan bahwa keterbukaan dan koordinasi diperlukan dalam pengelolaan keuangan karena setiap bagian memiliki tanggung jawab masing-masing.
“Setiap bagian memiliki tanggung jawab masing-masing, sehingga diperlukan keterbukaan, koordinasi, dan kerja sama agar pengelolaan administrasi dan keuangan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain pelaporan keuangan, rapat membahas komitmen penggunaan Baju Batik Sumatra Barat di lingkungan madrasah. Penggunaan batik tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat identitas dan kebersamaan warga madrasah.
Dalam arahannya, Azwar Alif juga mengajak seluruh guru dan pegawai menjaga kekompakan serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap seluruh guru dan pegawai dapat terus menjaga kebersamaan dan saling mendukung. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, setiap program dan kegiatan di MTsN 10 Pesisir Selatan dapat terlaksana secara optimal,” katanya.
Rapat dinas berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi bagi guru dan pegawai untuk menyampaikan informasi, mengevaluasi pelaksanaan tugas, serta menyatukan komitmen dalam mendukung kemajuan MTsN 10 Pesisir Selatan. (Susan)