Kayu Kalek -- Humas, MTsN 11 Pesisir Selatan menggelar acara perpisahan untuk siswa-siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan penuh haru dan semangat. Kegiatan ini berlangsung di halaman lapangan basket sekolah, mengusung tema inspiratif: Ilmu yang disertai adab akan menjadikanmu raja yang dicintai masyarakat, dan jadilah orang cerdas yang berakhlak mulia, Rabu (16/4).
Acara perpisahan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan tamu undangan, termasuk perwakilan Kepala Kantor Kemenag Pesisir Selatan, Kasi Penmad, Kepala KUA Kecamatan Lengayang, Babinkamtibmas Polsek Lengayang, Babinsa Koramil, serta Kepala dan staf Puskesmas Koto Baru. Hadir pula Kepala SDN 32 Kayu Kalek, Wali Nagari Kambang beserta perangkatnya, Kepala Kampung Kayu Kalek, Ketua Pemuda dan Ketua Komite beserta jajaran.
Dari pihak sekolah, acara ini dihadiri langsung oleh Kepala MTsN 11 Pesisir Selatan, Kepala Kaur TU, para wakil kepala, dewan guru dan staf, serta orang tua/wali murid. Acara juga semakin semarak dengan kehadiran para wisudawan Tahfidz angkatan pertama, serta seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Acara perpisahan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrsah, Sumardi. Dalam sambutannya, Sumardi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan acara merupakan hasil kerja sama yang solid antara dewan guru, staf tata usaha, serta dukungan penuh dari orang tua/wali siswa.
Kepala Madrasah, Syofya Riantito, turut memberikan sambutan hangat penuh makna. Ia mengucapkan selamat dan sukses kepada para siswa kelas IX atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menuntut ilmu di MTsN 11 Pesisir Selatan.
"Ananda kelas IX adalah sosok-sosok yang telah mengukir jejak indah di madrasah ini. Semoga perpisahan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari petualangan baru menuju kesuksesan yang lebih besar," ujarnya penuh semangat.
Syofya Riantito juga berpesan agar para siswa selalu memberikan yang terbaik dalam setiap langkah, tidak takut untuk bermimpi besar, dan senantiasa menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama di madrasah.
"Jadilah kebanggaan almamater dengan segudang prestasi. Saat kalian melangkah keluar dari gerbang madrasah ini, bawalah kenangan indah dan pelajaran berharga yang telah kalian raih. Jadilah pribadi yang berintegritas, penuh semangat, dan tetap rendah hati," pesannya penuh haru.
Selain itu, Syofya Riantito juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh orang tua/wali siswa atas kepercayaan yang telah diberikan kepada MTsN 11 Pesisir Selatan sebagai tempat menimba ilmu bagi putra-putrinya. Ia turut mendoakan agar para siswa kelak meraih kesuksesan di masa depan dengan bekal ilmu yang berkah, bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, negara, serta masyarakat. Ia berharap agar para siswa juga bisa menjadi sumber kebahagiaan bagi kedua orang tuanya
Suasana haru bercampur bahagia mewarnai acara perpisahan. Tak sekadar diisi kata-kata perpisahan, momen ini juga dimeriahkan dengan beragam penampilan seni dari siswa-siswi MTsN 11 Pesisir Selatan.
Tarian daerah dan tarian kreasi ditampilkan dengan memukau, mengundang decak kagum para hadirin. Tak kalah menarik, beberapa siswa juga membacakan puisi penuh makna, menampilkan drama, serta menyanyikan lagu-lagu Minang dan pop religi yang menyentuh hati
Menjelang akhir acara perpisahan kelas IX, MTsN 11 Pesisir Selatan turut menggelar tradisi Makan Bajamba sebagai bentuk pelestarian budaya Minangkabau dan wujud apresiasi terhadap kearifan lokal. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai adat dan ajaran agama kepada para siswa.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan dari tradisi ini adalah agar budaya Minang tetap lestari, tak lapuak dek hujan, tak lakang dek paneh.
Kepala MTsN 11 Pesisir Selatan, Syofya Riantito, menegaskan bahwa Makan Bajamba bukan sekadar acara makan bersama, tetapi juga simbol kebersamaan dan keharmonisan.
"Melalui momen ini, kita mempererat hubungan antara madrasah dan wali murid, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai kebersamaan dan semangat gotong royong," ujarnya.
Syofia Riantito juga menyampaikan harapannya agar tradisi Makan Bajamba ini dapat semakin mempererat semangat kebersamaan dan memperkuat hubungan antara madrasah dan wali murid.
Selain itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan acara ini.
"Semoga kita semua dapat menikmati momen Makan Bajamba ini dengan penuh kebersamaan dan keharmonisan," ujarnya. (KC/Za)