Kayu Kalek, Humas — MTsN 11 Pesisir Selatan memanfaatkan upacara bendera awal Agustus sebagai momentum memperkuat karakter dan semangat kebangsaan peserta didik. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah, Senin (3/8), diikuti seluruh warga madrasah dengan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bertugas sebagai pelaksana upacara.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nofrial, yang bertindak sebagai pembina upacara mengajak peserta didik berani menghadapi tantangan di era globalisasi tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Menurutnya, rasa takut merupakan hal yang wajar dialami setiap orang. Namun, peserta didik harus mampu mengelolanya agar tidak menjadi penghalang dalam belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri.
"Rasa takut adalah sesuatu yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu mengendalikannya, bukan justru dikuasai oleh rasa takut," ujarnya.
Nofrial juga mengingatkan pentingnya menghargai sejarah bangsa melalui pesan "Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah" (Jas Merah). Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap perjuangan para pahlawan menjadi bekal penting untuk menumbuhkan nasionalisme dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Pasukan pengibar Bendera Merah Putih yang berasal dari Pasukan 12 menjalankan tugas dengan baik, mencerminkan disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab. (Muffi/Cici)