Lumpo, Humas -- MTsN 7 Pesisir Selatan kembali meneguhkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga percaya diri di depan publik, dengan menggelar Kultum (Kuliah Tujuh Menit) Jumat Perdana di awal Tahun Ajaran 2025/2026, Jumat (18/7).
Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa dari kelas VII hingga IX ini menjadi ajang pembinaan mental dan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking). Dalam sambutannya, Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Metriadi, menegaskan bahwa Kultum Jumat merupakan program rutin yang bertujuan melatih keberanian siswa.
“Ini adalah laboratorium bagi siswa madrasah untuk mengasah diri tampil di depan orang banyak. Melalui Kultum, kami mengajarkan teknik public speaking yang baik, mulai dari penyampaian materi, intonasi suara, hingga penguasaan panggung,” tegas Metriadi.
Metriadi berharap, kegiatan ini tidak hanya melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berbicara dengan lugas dan meyakinkan.
"Kami ingin melihat siswa-siswi MTsN 7 Pesisir Selatan tumbuh menjadi singa-singa podium yang siap bersaing di segala bidang,” tambahnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa di antaranya bahkan sudah menunjukkan bakat alamiah dalam menyampaikan pesan agama dan motivasi dalam waktu singkat. Guru pembimbing juga memberikan evaluasi langsung untuk meningkatkan kualitas penampilan peserta.
Kultum Jumat telah menjadi salah satu program unggulan MTsN 7 Pesisir Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan soft skill siswa di era digital yang menuntut kemampuan komunikasi efektif.
Dengan dimulainya kembali Kultum Jumat di tahun ajaran baru ini, madrasah berkomitmen terus memompa semangat siswa untuk berani mengungkapkan gagasan dan menjadi pemimpin di masa depan.
“Siapa tahu, dari sini akan lahir dai cilik, motivator muda, atau bahkan politisi handal yang siap menginspirasi bangsa,” pungkas Metriadi penuh harap. (AM/Zn)