Lubuk Nyiur, Humas -- Pengawas Madrasah Kabupaten Pesisir Selatan, Aplil Rahnur, memberikan pembinaan dan sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 2 Pesisir Selatan, Selasa (01/09). Kegiatan tersebut diikuti guru dan tenaga kependidikan MIN 2 dan MIN 11 Pesisir Selatan.
Dalam pembinaan tersebut, Aplil Rahnur menjelaskan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pendidikan di madrasah. Pendekatan tersebut menekankan nilai empati, kasih sayang, penghargaan, dan pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu diterapkan dalam proses pembelajaran. Guru tidak hanya berperan menyampaikan materi, tetapi juga membangun hubungan yang positif dengan peserta didik.
Kepala MIN 2 Pesisir Selatan, Irwan, mengapresiasi pelaksanaan pembinaan tersebut. Ia menilai Kurikulum Berbasis Cinta relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
“Kami sangat mendukung dan berterima kasih atas pembinaan yang diberikan oleh Pengawas Madrasah. Pendekatan berbasis cinta ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, nyaman, dan humanis,” ujar Irwan.
Menurutnya, suasana belajar yang nyaman dapat membantu siswa mengikuti pembelajaran dengan lebih baik. Sikap saling menghargai juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter positif peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, guru MIN 2 dan MIN 11 Pesisir Selatan diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran. Penerapan tersebut diharapkan mendukung terbentuknya generasi madrasah yang berakhlak mulia dan berprestasi. (HN)