Silaut, Humas -- Penyuluh Agama Islam Fungsional, Lumasri, mengajak jamaah Masjid Ar-Royan, yang terletak di perbatasan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Barat, untuk senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, Selasa malam (4/3).
Lumasri menekankan bahwa masyarakat kita di daerah perbatasan ini yang majemuk, dengan keberagaman agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Buddha, harus tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan. Ia juga mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama Kecamatan Silaut, serta jamaah Masjid Ar-Royan, yang menyambut baik pesan yang disampaikan. Kehadiran para pemuka agama diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan keharmonisan sosial di tengah keberagaman yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Lumasri juga menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.
Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga saling membantu dan berbagi dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
Dengan adanya ceramah ini, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan, tanpa mengesampingkan sikap saling menghormati antarumat beragama, sehingga tercipta suasana yang damai dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. (Lu/Zn)