Lumpo, Humas — Buya Asrul mengajak siswa MTsN 7 Pesisir Selatan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi penceramah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di lapangan madrasah, Jumat (28/8).
Peringatan Maulid Nabi diikuti Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Darwis, jajaran pimpinan madrasah, guru, pegawai, dan seluruh siswa. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menggali nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
Dalam tausiyahnya, Buya Asrul menyampaikan empat hal penting yang perlu dipahami dan diamalkan siswa dari kehidupan Rasulullah SAW.
Pertama, Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir dan penutup para nabi. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW membawa risalah Islam sebagai penyempurna ajaran para nabi sebelumnya. Karena itu, umat Islam berkewajiban mengikuti petunjuk dan ajaran yang beliau wariskan.
Kedua, Nabi Muhammad SAW merupakan suri teladan terbaik bagi manusia. Buya Asrul mengajak siswa menjadikan Rasulullah SAW sebagai contoh dalam belajar, bersikap, bergaul, menghormati orang lain, dan menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Kalau ingin menjadi generasi yang baik, maka belajarlah dari akhlak Rasulullah SAW. Keteladanan beliau bukan hanya untuk dibaca dalam buku, tetapi harus dipraktikkan dalam kehidupan,” tuturnya.
Ketiga, Nabi Muhammad SAW diutus Allah SWT untuk memperbaiki akhlak manusia. Menurut Buya Asrul, kecerdasan dan prestasi akademik perlu diiringi akhlak yang baik. Siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang santun dalam bertutur kata, jujur dalam bertindak, disiplin, serta menghormati guru dan orang tua.
Keempat, Nabi Muhammad SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ajaran Rasulullah SAW mengajarkan kasih sayang, kedamaian, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Buya Asrul mengingatkan bahwa nilai tersebut dapat diterapkan siswa melalui hal-hal sederhana di lingkungan madrasah, seperti saling menghormati, membantu teman, menjaga kebersihan, menghindari perundungan, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman.
Sementara itu, Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Darwis, mengingatkan keluarga besar madrasah agar menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mengamalkan sunnahnya.
“Jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai momentum untuk mencintai Rasulullah serta mengamalkan sunnah-sunnah beliau. Jangan kita hanya mengaku sebagai umat Nabi Muhammad SAW, tetapi karakter kita justru jauh dari karakter yang telah beliau ajarkan,” pesannya.
Darwis menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui perilaku nyata. Karena itu, nilai kejujuran, kedisiplinan, penghormatan kepada guru dan orang tua, serta kepedulian terhadap sesama perlu terus ditanamkan kepada siswa. (AM)