Lubuk Aur, Humas -- Kementerian Agama Republik Indonesia mendorong seluruh Madrasah untuk berperan aktif dalam gerakan penghijauan melalui penanaman pohon, yang diikuti oleh seluruh majelis guru serta karyawan MIN 1 Pesisir Selatan, Senin (19/5).
Menindaklanjuti imbauan tersebut, Tenaga Pendidik dan Kependidikan MIN 1 Pesisir Selatan yang lulus dalam seleksi PPPK Tahap I diwajibkan untuk menyiapkan dan menanam bibit pohon di lingkungan kerja atau satuan pendidikan keagamaan atau rumah ibadah.
Para P3K ini berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dan memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya. Dengan semangat pengabdian dan integritas, mereka langsung diarahkan untuk berperan aktif dalam pengembangan program madrasah.
Salah satunya adalah implementasi penguatan ekoteologi, konsep pendidikan yang menyatukan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Kepala MIN 1 Pesisir Selatan, Wiwi Sartika, yang turun langsung dalam kegiatan ini mengutarakan, bahwa madrasahnya turut andil dalam menyukseskan penguatan ekoteologi sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
"Kegiatan penanaman bibit pohon menjadi bentuk implementasi nyata dari penguatan ekoteologi yang digagas oleh Menteri Agama Republik Indonesia,” ungkapnya.
Berbagai macam bibit pohon ditanam di area sekitar lingkungan madrasah dan beberapa titik lahan Madrasah. Diantaranya pohon jambak, jambu, Lengkeng dan buah Alpokat yang sangat bermamfaat bagi keasrian lingkungan madrasah ini.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga mencerminkan komitmen ASN Kementerian Agama dalam menjaga keberlangsungan hidup yang berlandaskan nilai-nilai religius.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, MIN 1 Pesisir Selatan menunjukkan komitmen nyata dalam mengintegrasikan nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan agama yang ramah lingkungan (green religion) dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Humas MIN 1 Pessel/Za)