Lumpo, Humas -- Kamis 06 Maret 2025, Suasana khidmat menyelimuti halaman MTsN 7 Pesisir Selatan saat Kepala Madrasah, Metriadi, meresmikan pembukaan Pesantren Ramadhan 1446 H/2025 M. Ratusan siswa-siswi dengan penuh antusias mengikuti kegiatan ini, menunjukkan semangat mereka dalam mendalami ilmu agama di bulan suci Ramadhan, Kamis (6/3).
Dalam sambutannya, Metriadi menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan bukan hanya sekadar kegiatan tahunan, tetapi momen berharga bagi siswa untuk memperdalam ilmu agama dan membangun kedisiplinan dalam beribadah.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Metriadi juga menyampaikan beberapa hal penting kepada para peserta. Pertama, ia mengajak siswa untuk mengikuti kegiatan dengan serius, karena ilmu keagamaan yang diperoleh bisa menjadi pedoman dalam kehidupan. Kedua, ia menekankan pentingnya mencatat setiap materi yang diberikan dan mempelajarinya kembali di rumah agar lebih mudah diingat dan dipahami.
Kepala madrasah juga mengajak siswa membiasakan shalat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an sebagai amalan utama di bulan Ramadhan. Selain itu, ia menekankan pentingnya menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat.
"Gunakan waktu sebaik mungkin untuk hal-hal yang bernilai ibadah, jangan sia-siakan dengan aktivitas yang tidak membawa manfaat," pesannya.
Pesantren Ramadhan dimulai dengan penyampaian materi perdana oleh Asrul, guru senior Akidah Akhlak MTsN 7 Pesisir Selatan. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya menjaga lisan, mata, dan telinga selama bulan suci.
"Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perkataan buruk, tontonan yang tidak bermanfaat, dan hal-hal yang bisa merusak hati," pesannya kepada para siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa MTsN 7 Pesisir Selatan tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pesantren Ramadhan bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga wahana untuk membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai spiritual setiap peserta didik. (AM/Za)