Target Satu Juz per Tahun, MTsN 4 Pesisir Selatan Genjot Program Tahfidz

Tarusan, Humas — Dalam upaya mencetak generasi Qurani, MTsN 4 Pesisir Selatan menetapkan target terukur bagi seluruh siswa kelas tahfidz, minimal satu juz hafalan Alquran setiap tahun. Kegiatan ini berlangsung di kelas madrasah, Jumat (02/08).

Kegiatan tahfidz akan dilaksanakan secara intensif enam hari dalam sepekan, dari Senin hingga Sabtu, dan menjadi program wajib bagi seluruh siswa kelas VII hingga IX. Dengan pola ini, selama tiga tahun masa belajar, peserta didik ditargetkan mampu menghafal minimal tiga juz Alquran.


Program tahfidz ini tidak hanya fokus pada hafalan semata, tetapi juga mencakup kegiatan murajaah (mengulang hafalan), ziyadah (menambah hafalan), setoran hafalan harian, serta bimbingan akhlak dan keimanan.

Kepala MTsN 4 Pesisir Selatan, Fextoria, menyampaikan bahwa pembiasaan adalah kunci keberhasilan dalam program ini.
Program ini menjadi bagian dari strategi madrasah dalam menanamkan kedekatan siswa dengan Alquran sejak dini.

“Awalnya mungkin terasa berat dan melelahkan, tapi jika dilakukan dengan tekun dan istiqamah, akan menjadi ringan dan menyenangkan. Target kami, satu juz per tahun. Ini bukan sekadar hafalan, melainkan bekal spiritual untuk masa depan mereka,” tegasnya.

Guru pembina tahfidz, Apriwanto, menambahkan bahwa proses menghafal Al-Qur’an memerlukan kedisiplinan, cinta, dan dukungan dari lingkungan, termasuk orang tua.

“Semakin sering anak-anak berinteraksi dengan Al-Qur’an, semakin tumbuh rasa cinta mereka. Ketika cinta itu hadir, hafalan menjadi lebih ringan, dan nilai-nilai Qur’ani akan tercermin dalam sikap sehari-hari,” ujarnya.

Salah satu siswa kelas VII, Fatan, mengaku senang mengikuti program ini meskipun awalnya terasa menantang.

“Menghafal di pagi hari lebih mudah karena pikiran masih segar. Saya jadi lebih fokus dan ingin terus menambah hafalan. Saya ingin capai target satu juz tahun ini,” katanya. (Apriwanto)


Editor: saa
Fotografer: Apriwanto