Painan, Humas -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan telaah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2025 untuk Pendidikan Islam (299629). Kegiatan ini bertujuan memastikan anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program prioritas di sektor pendidikan Islam, Senin (13/1).
Kepala Kantor Kemenag Pesisir Selatan, diwakili Kasubbag TU, Yossef Yuda dalam arahannya menyampaikan, secara subtantif telaah DIPA dilaksanakan dalam rangka mengefektifkan seluruh kegiatan, dalam memastikan anggaran yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan dan mendukung program prioritas.
"Anggaran yang telah diberikan harus dikelola secara tepat sasaran untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah, pondok pesantren, dan pendidikan keagamaan lainnya," ujar Yossef.
Diharapkan dengan telaah ini, pengelolaan anggaran pendidikan Islam di Kabupaten Pesisir Selatan semakin baik dan dapat mendukung visi Kementerian Agama untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Pejabat Pembuat Komitmen Pendis, Sumardi dalam arahannya menyampaikan pentingnya telaah DIPA sebagai langkah awal dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.
"Semoga kegiatan telaah DIPA Pendis dapat menghasilkan yang terbaik dalam penyelenggaraan anggaran agar lebih efektif dan efisien," harapnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat terkait, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, PD Pontren dan PAIS, para pengelola anggaran, dan staf yang terlibat dalam penyusunan serta pelaksanaan kerja yang telah disusun.
Dalam diskusi, sejumlah poin penting dibahas, seperti prioritas program peningkatan kualitas pendidikan, baik madrasah, pontren dan PAIS, alokasi anggaran untuk operasional ketiga seksi. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan terkait penyusunan dan pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran.
Sumardi menyampaikan bahwa hasil dari telaah ini akan menjadi acuan untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan Islam di Kabupaten Pesisir Selatan berjalan lancar dan efisien.
"Kita harus memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kepada masyarakat," jelasnya.
Kegiatan telaah DIPA ini diakhiri dengan bentuk komitmen bersama untuk melaksanakan program dengan transparansi dan akuntabilitas. Zon