Tim Bilingual MTsN 7 Pesisir Selatan Susun Program Bahasa Arab dan Inggris

Lumpo, Humas—Tim Bilingual MTsN 7 Pesisir Selatan mulai menyusun program pembiasaan bahasa Arab dan Bahasa Inggris untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di madrasah. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong siswa menggunakan kedua bahasa asing itu dalam komunikasi sederhana di lingkungan madrasah, Rabu (23/9).

Ketua Tim Bilingual MTsN 7 Pesisir Selatan, Sapta Kardimal, bersama anggota tim yang terdiri atas guru Bahasa Arab dan Bahasa Inggris melakukan koordinasi untuk menyusun bentuk kegiatan yang dapat diterapkan secara bertahap.

Program tersebut tidak hanya diarahkan pada penguasaan materi pembelajaran di kelas, tetapi juga pada penerapan bahasa dalam interaksi sehari-hari. Siswa diharapkan terbiasa menggunakan kosakata dan ungkapan sederhana saat berkomunikasi dengan guru maupun sesama siswa.

“Target kita bukan hanya siswa mengetahui kosakata atau memahami teori bahasa, tetapi bagaimana bahasa Arab dan Bahasa Inggris benar-benar dipraktikkan dalam keseharian di madrasah,” ujar Sapta.

Menurut Sapta, pembiasaan menjadi bagian penting dalam proses penguasaan bahasa. Karena itu, tim berupaya merancang kegiatan yang memberi ruang bagi siswa untuk berlatih secara langsung dalam suasana yang menyenangkan.

Ia menyebutkan, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan guru dan siswa. Dengan keterlibatan bersama, penggunaan bahasa Arab dan Bahasa Inggris diharapkan tidak hanya berlangsung dalam kegiatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari keseharian di madrasah.

Sementara itu, Kepala MTsN 7 Pesisir Selatan, Darwis, menyambut program tersebut dan mendorong Tim Bilingual untuk merealisasikan rencana melalui kegiatan yang konsisten dan terukur.

“Harapan kita, Tim Bilingual mampu menjadi penggerak terciptanya budaya berbahasa di madrasah. Program yang baik harus dibarengi dengan aksi nyata, keteladanan guru, serta pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” kataNYA.

Darwis juga mengajak seluruh guru mendukung pelaksanaan program. Menurutnya, pembentukan budaya bilingual membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah, sehingga pembiasaan bahasa dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui program tersebut, MTsN 7 Pesisir Selatan berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa lebih terbiasa menggunakan bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. (AM)


Editor: -
Fotografer: AM