Tim Kementerian PUPR Tinjau Dampak Banjir di MIN 2 Pesisir Selatan

Lubuk Nyiur, Humas — Tim survei dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kunjungan lapangan ke Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pesisir Selatan, Rabu (07/01), guna meninjau dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Batang Kapas. Kunjungan ini bertujuan melakukan survei teknis sebagai langkah awal pemulihan infrastruktur pendidikan pascabencana.

Kedatangan tim disambut oleh Koordinator Kurikulum MIN 2 Pesisir Selatan, Zestiwarni, yang mewakili Kepala Madrasah, bersama jajaran guru dan pegawai madrasah.

Dalam kunjungan tersebut, tim Kementerian PUPR melakukan pendataan kerusakan sejumlah fasilitas madrasah, mulai dari bangunan gedung, pagar, hingga sarana pendukung lainnya yang terdampak banjir. Selain itu, tim juga menganalisis tingkat kerentanan lokasi madrasah terhadap potensi banjir susulan di masa mendatang.

Hasil survei ini akan menjadi dasar penyusunan perencanaan rehabilitasi, baik dari sisi teknis maupun anggaran, agar proses perbaikan dapat segera dilakukan dan kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.

Zestiwarni menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat terhadap kondisi MIN 2 Pesisir Selatan pascabanjir.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Tim Kementerian PUPR. Kehadiran tim survei ini memberikan harapan besar bagi guru dan peserta didik. Beberapa fasilitas memang memerlukan penanganan khusus agar proses pendidikan tidak terganggu lebih lama,” ujarnya.

Ia berharap hasil survei tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan nyata, terutama pada bagian gedung yang mengalami kerusakan struktural.

Selama kegiatan berlangsung, tim survei menyisir seluruh area madrasah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi. Pihak madrasah berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pemulihan sarana dan prasarana pendidikan di Lubuk Nyiur, khususnya di MIN 2 Pesisir Selatan.


Editor: -
Fotografer: Hendra