Kayu Kalek, Humas — Tim Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menjadi pembina upacara bendera di MTsN 11 Pesisir Selatan sekaligus menyampaikan edukasi gizi kepada peserta didik sebagai upaya mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, Senin (12/01). Upacara bendera tersebut dilaksanakan oleh peserta didik kelas 7.2 dan berlangsung khidmat di halaman madrasah.
Kehadiran Tim SPPI yang didampingi Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lakitan 2 Kecamatan Lengayang memberikan nuansa edukatif dalam pelaksanaan upacara bendera. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan disiplin, tetapi juga media penyampaian wawasan kesehatan dan gizi kepada siswa.
Dalam amanat upacara, Tim SPPI menyampaikan informasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda. Peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, termasuk peran karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam menunjang tumbuh kembang serta konsentrasi belajar.
Amanat upacara juga menekankan bahwa generasi muda saat ini merupakan penentu masa depan bangsa. Oleh karena itu, siswa diharapkan mampu membiasakan pola hidup sehat, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta membangun karakter disiplin sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.
Usai pelaksanaan upacara, Tim SPPI dan SPPG membuka sesi tanya jawab seputar pelaksanaan Program MBG di madrasah. Para guru tampak antusias mengajukan pertanyaan, khususnya terkait variasi menu sayuran yang disajikan kepada peserta didik. Menanggapi hal tersebut, ahli gizi MBG menjelaskan bahwa pemilihan menu telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi siswa agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MTsN 11 Pesisir Selatan, Nurnofril, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim SPPI dan SPPG. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih jelas dan komprehensif terkait Program Makan Bergizi Gratis di madrasah.
"Saya berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan berjalan dengan lancar guna mendukung kesehatan dan kualitas belajar peserta didik," ujarnya. (Muffi/Cici)