Asam Kumbang, Humas -- Pelaksanaan upacara bendera di MTsN 8 Pesisir Selatan berlangsung khidmat. Penaikan bendera merah putih dilaksanakan oleh anggota paskibra dari MTsN 8 Pesisir Selatan, Senin (24/2).
Dalam pelaksanaan upacara kali ini juga terasa sedikit berbeda daripada biasanya, karena dibuka oleh pembawa acara yang menggunakan tiga bahasa, di antaranya, bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.
Hal ini juga berkaitan dengan program madrasah bilingual oleh Kementerian Agama, yaitu lembaga pendidikan menengah yang menggunakan bahasa Inggris dan Arab sebagai bahasa pengantar. Salah satu tujuannya yaitu untuk membentuk generasi yang unggul dalam aspek religius, terampil dalam menggunakan dua bahasa, dan mampu meningkatkan mutu pendidikan, baik dari siswa maupun gurunya.
Kepala Madrasah Mulyadi, mengungkapkan, jangan pernah takut untuk mencoba dan jangan pernah takut salah. Saat kita mau mencoba, maka jalan menuju sukses akan semakin terbuka.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua siswa dan seluruh majelis guru yang telah menyempatkan hadir di lapangan MTsN 8 Pesisir Selatan untuk mengikuti kagiatan rutin ini.
Melalui kegiatan ini juga, diharapkan bisa memupuk jiwa nasionalisme dalam diri, menghargai jasa pahlawan, cinta tanah air, dan bangga menjadi warga negara Indonesia.
Selain itu, upacara bendera juga melatih para anggota paskibra untuk belajar mengembangkan kompetensi, kepemimpinan dan kemandirian, serta membimbing seseorang untuk menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab dan rasa percaya diri. (Siska/Zon)