Kayu Alek, Humas — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 11 Pesisir Selatan secara resmi meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui upacara bendera yang berlangsung di lapangan madrasah, Senin (28/07). Inovasi ini merupakan langkah awal madrasah dalam menghadirkan pendekatan pendidikan yang lebih manusiawi, berkarakter, dan membangun relasi positif antara guru dan siswa.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Syofya Yetni menyampaikan bahwa Kurikulum ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan empati dalam proses pembelajaran, tanpa mengesampingkan pencapaian akademik.
"Dengan cinta, kita tidak hanya mengajar ilmu, tetapi juga membentuk akhlak dan empati, sehingga bisa membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta akan mulai diterapkan secara bertahap melalui metode aktif, pendekatan individual, dan penguatan karakter Islami di setiap kelas. Dengan pendekatan ini, madrasah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan.
Selain peluncuran kurikulum, upacara juga dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi pelaksanaan kegiatan rutin tersebut. Syofya Yetni mengingatkan perlunya peningkatan kedisiplinan, khususnya oleh tim pengibar bendera yang dinilai kurang menunjukkan kesiapan karena tidak melakukan latihan sebelumnya.
Melalui peluncuran kurikulum dan pembenahan berkelanjutan, MTsN 11 Pesisir Selatan menunjukkan komitmennya untuk menjadi madrasah yang unggul dalam prestasi, akhlak, dan nilai-nilai kemanusiaan. (Muffi/Cici)