Wabup Jalin Silaturahmi dengan Civitas MAN 2 Pesisir Selatan

Sago, Humas —  Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, melakukan kunjungan silaturahmi ke MAN 2 Pesisir Selatan, Senin (04/08). Kunjungan ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama.

Kehadiran Wabup di MAN 2 Pesisir Selatan disambut  para guru dan tenaga kependidikan. Bertempat di ruang guru, Risnaldi menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara Pemda dan Kementerian Agama, meski secara struktural Kemenag berada di bawah pemerintah pusat.

“Secara vertikal, Kementerian Agama memang langsung ke pusat. Namun, kami di Kabupaten Pesisir Selatan membuka ruang seluas-luasnya untuk komunikasi dan koordinasi yang harmonis, agar hubungan antara Kemenag dan pemerintah daerah tetap berjalan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya generasi muda Pesisir Selatan.

“Bapak dan Ibu guru adalah warga kami juga. Terima kasih atas pengabdiannya. Kita berharap bisa terus bersinergi membangun nagari, termasuk menyukseskan program Nagari Mengaji dan Nagari Cerdas,” tambahnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian serius Risnaldi adalah pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman sejak dini. Ia menekankan pentingnya kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sebagai pondasi utama.

“Kita miris melihat masih banyak anak-anak yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Maka kami butuh kerja sama dari seluruh satuan pendidikan, baik dari SD hingga SMA/MA, untuk memastikan seluruh siswa memiliki kemampuan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Risnaldi juga membahas program pemerintah daerah dalam menjaga moral dan ketertiban sosial, salah satunya melalui penertiban hiburan malam.


“Sejak awal kami menjabat, kami sudah mulai menertibkan hiburan malam. Tidak ada lagi orgen tunggal yang lewat dari jam 11 malam. Saat ini sudah hampir 70 persen masyarakat mematuhi kebijakan ini,” jelasnya.

Menutup pertemuan, Risnaldi berpesan kepada para ASN, termasuk guru, untuk hidup sederhana dan menjadi panutan di tengah masyarakat.

“Hiduplah secara sederhana. Jangan bergaya hidup hedon. Tunjukkan keteladanan, berikan pemahaman kepada masyarakat, dan ajak mereka untuk mandiri, minimal dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk pertanian. Mari kita bangun nagari ini bersama-sama,” tutupnya. (Wina)


Editor: saa
Fotografer: Wina