Wujud Kepedulian dan Gotong Royong: Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Pessel Ikut Serta Dalam Renovasi Mushala

Sago,Humas -- Renovasi dan Perluasan Pembangunan mushala MAN 2 Pesisir Selatan semakin menunjukkan progres yang menggembirakan. Salah satu hal yang patut diapresiasi adalah keterlibatan aktif para guru dan tenaga kependidikan dalam proses pembangunan tersebut, baik secara fisik maupun material.

Musala yang diberi nama Musala Nurul Ilmi ini dirancang sebagai sarana ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan siswa dan warga madrasah. Para guru turut ambil bagian dalam berbagai tahap renovasi dan perluasan pembangunan, mulai dari penggalangan dana, perencanaan desain, hingga turun langsung membantu pekerjaan ringan di lapangan.

“Ini bukan hanya sekadar membangun bangunan, tapi juga membangun kebersamaan. Para guru dengan sukarela menyisihkan waktu dan tenaganya untuk bergotong royong. Kami ingin menjadi contoh bagi siswa tentang arti pentingnya kepedulian sosial,” ujar Hayatul Fadli salah satu guru yang aktif dalam kegiatan ini, Selasa (15/4).

Selain tenaga, dukungan juga datang dalam bentuk donasi dari para guru dan staf. Beberapa di antaranya bahkan turut memfasilitasi kebutuhan material seperti semen, cat, keramik dan bahan lainnya.

Kepala madrasah, Ahmad Asdi, menyampaikan rasa bangganya atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para guru. 

“Keterlibatan guru menjadi semangat baru dalam pembangunan musala ini. Kami berharap keberadaan musala ini nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan karakter religius seluruh warga sekolah. Musala ini bukan hanya simbol bangunan fisik, tapi juga simbol kuatnya kebersamaan dan nilai gotong royong di madrasah kami. Saya bangga dan terharu melihat semangat para guru,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan musala Nurul Ilmi ditargetkan rampung sebelum akhir semester ini dan segera dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan madrasah, termasuk salat berjamaah dan tahfiz. (Nurhayati/Zn)


Editor: Afnizon
Fotografer: Nurhayati